Cungkring! Olahan Kaki Sapi yang Cocok untuk Sarapan di Bogor

by

Mungkin nama “Cungkring” terdengar asing bagi sebagian orang. Sebagian masyarakat biasanya mengenal kata “cungkring” sebagai sebutan bagi orang yang berbadan kurus. Tapi kalau Cungkring di Bogor adalah nama dari sebuah sajian kuliner tradisional yang lezat. Yup, kuliner guys! Kuliner asli bogor yang mesti kalian coba.

Nah, cungkring ini yang sudah menjadi bagian dari kuliner Bogor sejak tahun 1960-an. Jadi apa sebenarnya cungkring ini? Cungkring adalah potongan kikil sapi yang telah dibumbui kuning, sebelumnya diiris-iris dan dituang ke dalam “pincuk” dari kertas yang sudah beralas daun pisang. Potongan kikil ini ditemani juga dengan tempe tipis yang digoreng dengan tepung kering dan juga potongan lontong beras. Semua itu kemudian diguyur dengan bumbu kacang yang manis dan sedikit kecap dan sambal. Rasanya? Wow mantap … Gurih dan manis berpadu cantik menjadi satu dalam satu sajian ini. Satu porsi dari cungkring ini bisa ditebus dengan harga RP. 14.000,- yang berisi dua potong kikil, dua potong lontong dan dua gorengan tempe kering.

Kamu bisa menemui penjual cungkring di salah satu sudut Jalan Suryakencana, tepat di perempatan dengan Gang Aut, sebuah titik yang juga menjadi salah satu pusat kuliner tradisional di Bogor dengan banyaknya aneka pedagang makanan. Di area ini atau sekitar satu kilometer mulai Jalan Otto Iskandar Dinata sampai ke Jalan Siliwangi, ini memang ruas jalan yang wajib dikunjungi.

Puluhan penjual kuliner tradisional hadir di tempat ini, sebut saja Laksa Bogor, Toge Goreng, Soto Kuning, Soto Mie, Dodongkal, Wedang Ronde, Bakso Sapi, Bir Kocok, Lumpia Basah dan masih banyak yang lainnya. Jadi yuk jadwalkan agendamu untuk menikmati wisata kuliner di Bogor. Selamat Mencoba!
#ONTrip
#ONTripKuliner
#KulinerBogor
#KulinerNusantara
#PesonaIndonesia
#WonderfulIndonesia

 

You may also like

Leave a Comment

Your email address will not be published.